Ramalan Terawangan Anak Indigo Tentang Jokowi

Sebuah tayangan ramalan anak indigo terhadap calon presiden Indonesia di YouTube mencuri perhatian. Video yang diambil dari acara Bukan Empat Mata yang dipandu Tukul Arwana tersebut menampilkan hasil penerawangan komunitas anak indigo tentang pemimpin Indonesia.

Menariknya, video yang diduga direkam pada 2005 tersebut menyebutkan pemimpin masa depan Indonesia adalah sosok pemimpin yang sederhana. "Alam akan membuat sosok dari kesederhanaan mencapai kedudukan dengan cara yang mengejutkan. Mudah-mudahan sekitar enam atau tujuh tahun dari tahun 2005 orang itu sudah mulai kelihatan," begitu ramalan komunitas indigo.

Video tersebut diunggah ke YouTube pada 2 April 2014 oleh Arif Alawy dan sudah ditonton sebanyak 8.935 kali. Hasil penerawangan komunitas anak indigo ini pun dikait-kaitkan dengan kemunculan Jokowi pada 2012. Jokowi memang mulai dikenal luas oleh publik pada 2012. Pada tahun itu ia masih menjabat Wali Kota Surakarta dan menjadi Gubernur DKI mulai Juli.

Banyak yang menilai ramalan dari komunitas anak indigo ini semakin menemui kenyataan. Sosok sederhana yang disebutkan mendekati karakter Jokowi yang sederhana. Survei calon presiden 2014 pun menyebutkan Jokowi lebih unggul dibanding Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie, Megawati, dan beberapa kandidat lain yang sempat digadang-gadang menjadi calon presiden.

Saat ditanya kru stasiun televisi, "Ada apa dengan Indonesia di masa depan?" Komunitas anak indigo lalu menjelaskan sembari menunjukkan gambar yang merupakan hasil penerawangannya. "Ini gambar tentang buku bertumpuk dengan bendera, bukunya terbuka terus ada tulisan, menceritakan bahwa sudah tercatat secara alam bahwa negeri kita digambarkan melalui bendera."

"Negeri kita Indonesia akan mengalami bencana, namun alam berbaik hati mendidik seorang calon pemimpin yang munculnya dari sebuah kesederhanaan, gambarnya rumah yang sederhana. Alam akan membuat dia mencapai kedudukan ini dengan cara yang mengejutkan."

Ramalan Jokowi Presiden Tidak Sampai Lima Tahun

Ramalan Jokowi jika jadi presiden tidak sampai lima tahun lamanya. Siapakah presiden yang akan terpilih pada Pilpres 9 Juli 2014 ini? Inilah pertanyaan yang terus mengemuka akhir-akhir ini. Berbagai survei dilakukan untuk memprediksi calon-calon presiden yang menempati elektabilitas tertinggi. Dari sekian banyak nama calon, nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) hampir tak tergoyahkan di posisi teratas. Bahkan, sejak ia dideklarasikan sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan, banyak orang memprediksi Jokowi tinggal menunggu pelantikan.

Sayangnya, jika Jokowi betul-betul terpilih menjadi Presiden ke-7, ia diprediksi tidak akan menyelesaikan masa kepemimpinannya hingga lima tahun.

Wah, kok bisa begitu? Ini jika mengacu pada ramalan dari Jayabaya, seorang raja dari Kerajaan Kediri yang memerintah sekitar tahun 1135-1157. Selama memimpin, pemilik nama lengkap Sri Maharaja Sang Mapanji Jayabhaya Sri Warmeswara Madhusudana Awataranindita Suhtrisingha Parakrama Uttunggadewa  ini mengantarkan Kerajaan Kediri mengalami masa keemasan, dengan salah satu prestasinya berhasil menyatukan Jenggala kembali ke Kediri.

Jayabaya mengeluarkan istilah Notonogoro, sebagai salah satu ramalannya yang sangat terkenal. Istilah ini memprediksi siapa-siapa saja yang akan memimpin negeri ini dari masa ke masa. Istilah ini dijadikan simbolisasi penamaan bagi pemimpin nasional (Presiden). Notonogoro dipisahkan menjadi No-To-No-Go-Ro yang selanjutnya diawali oleh “No” Soekarno, “To” Soeharto.

Akan tetapi setelah  Soeharto, belum ada lagi nama Presiden RI yang masuk dalam ramalan ini, mulai dari BJ Habibie, Megawati Soekarnoputri, hingga Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Baru setelah itu ada lagi nama “No” yang punya kesesuaian dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Nama Habibie, Megawati, dan Gus Dur tidak masuk dalam istilah Notonogoro. Karena itu ketiganya tidak ada yang memimpin hingga lengkap lima tahun.

Dengan mengacu pada ramalan Notonogoro ini, bila Jokowi terpilih sebagai Presiden RI pada Pilpres mendatang, ia diprediksi tidak akan purna memimpin selama lima tahun. Presiden yang akan memimpin minimal lima tahun, semestinya adalah yang berakhiran “Go”. Lalu, siapakah dia? Apakah ia akan muncul dalam Pilpres 2014 ini atau pada Pemilu-pemilu berikutnya?

Semua ini hanyalah ramalan tentang presiden 2014, yang boleh jadi sesuai dengan fakta di masa yang akan datang atau sebaliknya. Tidak ada yang tahu secara pasti mengenai ramalan presiden ini.